Berita Utama

Survei Susut Hasil Padi 2012 Dilaksanakan di 101 Kabupaten/Kota

Administrator | Senin, 27 Mei 2013 - 10:31:45 WIB | dibaca: 293 pembaca

Guna memantapkan pelaksanaan survei susut hasil tahun 2012, Direktorat Pascapanen Tanaman Pangan Ditjen Tanaman Pangan menyelenggarakan  ”Workshop Persiapan Survei Susut Hasil Padi ” belum lama ini di  Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Workshop  dibuka oleh Direktur Pascapanen Tanaman Pangan,  yang mewakili Dirjen Tanaman Pangan. Workshop ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Propinsi NTB, Direktur Statistik Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan BPS, Pejabat Fungsional Pusat Data dan Informasi Kementerian Pertanian, Balai Besar Pascapanen Badan Litbang Pertanian, wakil dari Institut Pertanian Bogor, Kepala Bidang/Kepala Seksi yang menangani kegiatan pascapanen, produksi dan perencanaan tanaman pangan pada Dinas Pertanian Provinsi dan Petugas BPS Provinsi dari 12 provinsi  pelaksana serta pejabat lingkup Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Nusa Tenggara  Barat.
Beberapa materi yang dibahas dalam pertemuan tersebut antaralain kebijakan penanganan pasca panen tanaman pangan, upaya  BPS dalam rangka meningkatkan kualitas dan  data tanaman pangan,  jadwal survei ke daerah, metodologi survei susut hasil padi dan praktek lapangan pelaksanaan survei susut hasil padi.  
Workshop juga menyimpulkan bahwa  data dan informasi tentang susut hasil padi selama ini masih sangat bervariasi dan ini disebabkan perbedaan metodologi, cara pengukuran dan penghitungan di lapangan. Mengenai susut  hasil padi di tingkat petani yang masih sangat besar disimpulkan sebagai akibat  belum  optimalnya penanganan pascapanen.

Lokasi survei
Tentang lokasi survei, telah disepakati bersama BPS yakni sebanyak 101 kabupaten/kota dengan  13.200 sampel. Ini lokasi survei untuk komoditas padi sawah.
Sejalan dengan rencana survei susut panen ini, Buku Pedoman Susut Hasil Padi Tahun 2012 dan kuesioner segera dicetak dan dikirim ke masing-masing provinsi.
Untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan agar sesuai jadwal yang telah ditetapkan, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan akan menyurati Dinas Pertanian Provinsi.  Daftar sampel blok sensus untuk masing-masing sampel telah dibagikan kepada provinsi terkait. Dinas Pertanian Provinsi mengharapkan pengambilan sampel rumah tangga segera dilaksanakan oleh BPS Kabupaten/kota sehingga pelaksanaan survei susut hasil padi dapat sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh Direktorat Pascapanen Tanaman Pangan.
Bagi provinsi yang mengusulkan perubahan kabupaten/kota yang disebabkan secara teknis telah terjadi perubahan fungsi lahan dan aspek lain yang menyebabkan tidak terpenuhinya kriteria kabupaten/kota sampel, Direktur Statistik Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan menyarankan untuk mengajukan secara tertulis sebagai bahan pertimbangan bagi Direktorat Metodologi – BPS.
Peserta workshop tingkat provinsi ini merupakan instruktur nasional bersama dengan instruktur utama dari IPB, BPS, Pusdatin dan BB Pascapanen yang akan melatih petugas kabupaten/kota dalam melakukan survei  susut padi nasional tahun 2012(tpl).  










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)